Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengetahuan Bisnis. Tampilkan semua postingan

Pengertian Entrepreneur secara Lengkap & Jelas, serta Ciri-Ciri Entrepreneurship

SECARA sederhana, pengertian apa itu Entrepreneur adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang memiliki ciri-ciri mempunyai bakat dalam mengelola atau me-manajemen suatu bisnis usaha yang dijalankan.

Pengertian Entrepreneur secara Lengkap & Jelas, serta Ciri-Ciri Entrepreneurship

Menurut kamus Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), karakteristik dari Entrepreneur adalah seseorang yang memiliki jiwa kewirausahaan yang dibangun dan dikembangkan antara ilmu dengan kemampuan pasar.

Ada beberapa ciri-ciri orang yang mampu melakukan tugas sebagai Entrepreneurship seperti halnya mengelola atau me-manajemen suatu bisnis usaha yang dimaksud, meliputi diantaranya adalah:

  1. Mampu melakukan inovasi pada suatu produk
  2. Mengenali produk baru
  3. Tahu betul bagaimana cara melakukan produksi baru
  4. Adanya penyusunan terhadap operasi pada pengadaan produk baru
  5. Cara memasarkan produk miliknya; serta
  6. Mengatur & mengelola modal operasi yang dijalankan

Dari ke enam poin diatas, dapat disimpulkan bahwa Entrepreneur sendiri meliputi pembentukan dan pembangunan sebuah perusahaan baru, serta kemampuan managerial yang dibutuhkan oleh seorang Entrepreneur.

5 Penyebab Utama Mengapa Bisnis Mengalami Kegagalan atau Bangkrut

MEMBANGUN bisnis usaha itu tidak semudah yang Anda bayangkan. Resiko kegagalannya tinggi karena ada begitu banyak penyebab mengapa sebuah bisnis usaha mengalami kegagalan atau kebangkrutan.

5 Penyebab Utama Mengapa Bisnis Mengalami Kegagalan atau Bangkrut

Sebenarnya, kegagalan yang Anda alami bukanlah karena kebodohan yang Anda lakukan, melainkan kurangnya pemahaman dan pengetahuan bagaimana cara menerapkan berbagai strategi bisnis serta pengalaman Anda dalam dunia berbisnis.

Bisa dikatakan pula, artikel ini ditulis bertujuan untuk mengetahui apa dan kenapa bisnis yang dibangun menjadi gagal sehingga suatu saat nanti Anda bisa lebih waspada apabila ingin memulai bisnis.

5 Penyebab Utama Mengapa Bisnis Anda Gagal atau Bangkrut


#1. TIDAK MEMILIKI JIWA, HOBI & MENTAL BERBISNIS

Dengan tegas saya katakan bahwa berbisnis itu adalah pekerjaan yang paling kejam di dunia. Tidak mengenal teman, sahabat, bahkan keluarga sekali pun. Ini tentang uang, banyak orang yang buta karena uang. Fakta, percayalah...

Anda harus memiliki jiwa, hobi dan mental berbisnis yang kuat. Misalnya, apabila Anda memiliki jiwa berbisnis, segala urusan bisnis tampak seperti hobi. Untuk mental sendiri, Anda harus kuat menghadapi berbagai kondisi sulit yang mungkin akan terjadi.

#2. TIDAK MEMILIKI IDE, BAKAT & KETEKUNAN

Ide berperan penting ketika Anda mengalami berbagai situasi dan kondisi yang sedang dihadapi. Entah bagaimana caranya, Anda akan tetap menemukan ide terbaik agar keluar dari situasi yang rumit tersebut.

Bakat itu terbentuk secara alami dan naluriah. Sebagai gambaran, cobalah membuat nasi goreng dengan bumbu yang sama. Bandingkan masakan ibu Anda dengan masakan Anda, tentu rasanya berbeda, kan? Perlu diketahui, bakat itu sangat erat dengan hobi karena bakat terasah dimulai dari hobi.

Ketekunan pun juga wajib dimiliki oleh pebisnis, baik itu pebisnis pemula maupun pebisnis senior. Mental itu sifatnya keberanian. Pebisnis yang sudah sukses sudah pasti memiliki ketekunan yang luar biasa sehingga dapat mempertahankan atau mengembangkan usahanya menjadi jauh lebih besar lagi.

SEBENARNYA... Pembahasan ide, bakat dan ketekunan ini sudah saya dengan pembahasan yang sangat komplit. Sila disimak, 3 modal penting untuk membangun bisnis usaha bagi pemula.

#3. TERKENDALA KARENA MODAL TERBATAS

Jangan coba-coba mendirikan bisnis apabila modal Anda terbatas. Berbeda halnya jika modal yang Anda miliki melebihi atau lebih dari cukup, tentu semuanya tampak lebih maksimal.

Jangan sampai modal Anda tersendat-sendat sehingga efeknya akan mempengaruhi pembangunan bisnis yang sedang dijalankan. Bahkan, sampai mengalami kegagalan dalam berbisnis (padahal baru saja memulai).

#4. PERENCANAAN BISNIS (MANAJEMEN)

Bisnis apa yang Anda jalankan? Bagaimana visi dan misi bisnis yang Anda buat? Apa perencanaan Anda terhadap bisnis yang akan dibangun atau perencanaan selanjutnya (apabila sudah mendirikan bisnis)?

Nah... Pertanyaan-pertanyaan seperti itulah yang wajib Anda jawab pada diri Anda sendiri. Dalam merencanakan bisnis, baik itu ketika dimulai maupun perencanaan selanjutnya, pastikan bahwa setiap keputusan yang Anda ambil adalah keputusan yang tepat dan tidak boleh diganggu gugat oleh orang mana pun.

#5. SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)

Jika bisnis yang Anda kerjakan merupakan sebuah perusahaan yang besar dan didukung dengan sumber daya manusia yang berkualitas, bukan tidak mungkin bahwa bisnis Anda akan berjalan dengan baik sehingga lambat laun akan menuai kesuksesan.

Nah, apabila SDM yang Anda miliki jauh dari kata berkualitas, bisa dipastikan bahwa bisnis usaha Anda akan mengalami kemunduran, dan... sudah pastikan akan mengalami kegagalan dan kebangkrutan.

SDM yang berkualitas sudah pasti akan meningkatkan penjualan produk berupa barang atau jasa yang Anda sediakan sebagai pemilik perusahaan.

KESIMPULAN

Jika Anda adalah pebisnis muda, jangan takut mengalami kegagalan. Kelima hal diatas mungkin saja terjadi. Yang perlu Anda lakukan adalah belajarlah dari pengalaman orang lain, berbagi ilmu strategi berbisnis, dan yang paling penting adalah MENCOBA.

Dengan mencoba, Anda akan tahu bagaimana dan betapa sulitnya meraih kesuksesan di bidang bisnis. Semua itu akan jadi pembelajaran bagi Anda dimasa mendatang. Good luck!

3 Resiko Apabila Bisnis Usaha Mengalami Kerugian atau Kebangkrutan

BERBICARA tentang resiko dalam dunia bisnis usaha memang tidak ada habisnya. Bagi beberapa orang yang telah sukses di bidang bisnis, sudah pasti mengalami puluhan hingga ratusan kali kerugian atau mengalami bangkrut, baik dari sisi mental (psikologi) maupun materi.

3 Resiko Apabila Bisnis Usaha Mengalami Kerugian atau Kebangkrutan

Faktanya, apapun yang kita lakukan sudah pasti memiliki resiko. Keluar pada malam hari untuk ngopi saja sudah harus menghadapi resiko di begal oleh sekelompok pemuda yang memiliki niat jahat kepada kita. Itu salah satunya...

Nah... Setidaknya, ada 3 resiko yang akan dihadapi oleh Anda apabila bisnis usaha yang Anda bangun mengalami kerugian, apalagi bagi Anda yang baru saja berkecimpung di dunia bisnis, dengan kata lain Anda adalah pebisnis pemula. Sila disimak baik-baik...

3 Resiko yang Dihadapi Apabila Bisnis Usaha Mengalami Kerugian


#1. KERUGIAN: UANG, WAKTU, TENAGA & PIKIRAN

Ke empat poin diatas adalah hal yang pertama kali yang harus Anda hadapi dengan lapang dada. Mau tidak mau, apabila bisnis usaha mengalami kebangkrutan, maka uang, waktu, tenaga dan pikiran yang telah Anda kerahkan akan tampak sia-sia.

Namun, perlu diingat... Apapun yang Anda lakukan, baik diluar ruang lingkup dunia bisnis, tetap saja mengalami resiko. Dalam bentuk apapun! Jangan takut sama sekali dengan yang namanya kerugian.

Saya tidak ingin menakuti-nakuti Anda. Kerugian seringkali terjadi karena kesalahan yang dilakukan oleh pebisnis tersebut. Maka dari itu, Anda harus cerdas berkompetisi dengan kompetitor pebisnis lainnya. Baca disini: Strategi Bisnis.

#2. RESIKO PADA PROPERTI YANG DIGUNAKAN

Jika Anda menjalankan bisnis usaha seperti pembuatan kue, maka resiko yang harus dihadapi adalah properti Anda tidak akan digunakan kembali, - alasan karena perusahaan Anda mengalami kebangkrutan.

Lebih dari itu, ada hal-hal lainnya yang masih berkaitan dengan properti yang dibahas disini, diantaranya adalah:

  • Dokumen tidak akan terpakai lagi
  • Peralatan mesin produksi barang & jasa akan terbengkalai
  • Bangunan; dan
  • Properti bantuan lainnya

#3. HARUS MEMECAT PEKERJA ATAU MEM-PHK PEGAWAI

Jika bisnis usaha mempekerjakan beberapa orang pegawai atau banyak, maka apabila bisnis sudah bangkrut, salah satu yang harus Anda hadapi adalah BERANI MEMECAT PEGAWAI Anda sendiri.

Ini mutlak karena Anda sudah tidak sanggup membayar gaji mereka lagi. Bagaimana mungkin Anda membayar mereka sedangkan perusahaan sudah bangkrut? Iya, kan?

KESIMPULAN

Satu hal yang harus Anda ketahui adalah semua hal yang ada didunia ini memiliki resiko. Mengambil makanan di meja makanan di pesta perkawinan teman pun memiliki resiko, ialah ketika Anda membawa piring berisi makanan tersebut... Ada kemungkinan untuk terjatuh karena langkah Anda tersandung batu.

Terus berdoa, bersembahyang atau mendekati diri Anda kepada Allah SWT agar senantiasa bisnis usaha tetap berjalan dengan semestinya dan kemauan Anda. Good luck!

Fakta & Mitos Bisnis Usaha tanpa Modal yang Sebenar-Benarnya

APA yang ada dipikiran Anda ketika mendengar kata bisnis? Atau Anda ingin memulai berbisnis? Atau sedang mencari peluang bisnis usaha tanpa modal? Baiklah...

Fakta & Mitos Bisnis Usaha tanpa Modal yang Sebenar-Benarnya

Jika Anda ingin berkecimpung dalam dunia bisnis, baik itu bisnis usaha kecil menengah (bisnis UKM) atau bisnis dalam bentuk besar-besar, semuanya membutuhkan modal.

Modal bukan hanya tentang uang atau biaya yang harus dikeluarkan untuk mendirikan bisnis. Ada beberapa modal penting yang wajib dimiliki calon pebisnis selain uang, diantaranya adalah:

  • IDE - Ide atau buah pikiran yang inovatif adalah modal paling penting
  • BAKAT - Bakat itu alami dan hanya beberapa orang memilikinya
  • KETEKUNAN - Ketekunan itu sifatnya mental, - keberanian. Berani mengambil kesimpulan dan keputusan secara matang dan bijaksana
  • UANG - Uang adalah salah satu modal penting dalam membangun bisnis usaha
  • KESABARAN - Bisnis itu tidak ada yang instant, semuanya butuh proses dan memakan waktu yang sangat lama untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis

Lebih lengkapnya, ada 3 modal penting dalam membangun sebuah bisnis usaha mandiri. Sila dibuka artikel untuk membaca pembahasannya yang telah diulas secara lengkap.

Fakta & Mitos Bisnis Usaha tanpa Modal yang Sebenar-Benarnya


Yang menjadi topik kali ini adalah UANG. Seringkali Anda membaca artikel-artikel di situs yang menyediakan informasi tentang bisnis, bahwa ada peluang usaha yang dapat dikerjakan tanpa modal dalam bentuk uang.

Ini tidak benar.... Faktanya, dalam berbisnis, Anda harus menyediakan modal (uang). Ini bukan tentang waktu dan tenaga yang Anda keluarkan ketika mengelola bisnis. Melainkan, yang dibahas adalah terkait uang yang akan digunakan sebagai modal berbisnis.

Beberapa contoh modal dalam bentuk uang adalah:

  1. Membeli lahan; atau
  2. Menyewa tempat untuk mendirikan bisnis
  3. Membayar tarif listrik; atau
  4. Membeli token listrik di tempat-tempat tertentu
  5. Membeli komputer atau laptop untuk menginput data bisnis (apabila dibutuhkan)
  6. Membeli kendaraan; dan
  7. Mengisi bensin BBM untuk menuju ke tempat bisnis usaha Anda
  8. Membeli perlengkapan alat yang dibutuhkan, misalnya seperti mangkok, sendok, kecap dan sebagainya apabila membuka usaha bakso atau makanan serupa
  9. Membayar pegawai atau pekerja; dan
  10. Masih banyak lagi hal-hal yang Anda anggap bukan modal... Padahal jelas-jelas itu modal.

Apapun bisnis usaha yang Anda kerjakan, baik itu dirumah maupun dimana saja, atas nama yang namanya berbisnis itu membutuhkan modal dalam bentuk uang, bukan tanpa modal.

KESIMPULAN

Kesimpulan yang bisa diambil adalah jangan percaya dengan artikel-artikel tersebut. Bisnis itu membutuhkan modal, kalau bukan tanpa modal, berarti Anda bekerja dengan orang lain, dengan kata lain adalah Anda hanya pegawai biasa di bisnis orang tersebut. Hmm....

Pengertian Startup Bisnis secara Sederhana agar Mudah Dipahami

SECARA sederhana, pengertian apa itu startup bisnis adalah perusahaan baru yang sedang dikembangkan. Jika didefinisikan secara lebih luas, tentu penjelasannya sangat jauh lebih lengkap. Misalnya, merujuk ke Wikipedia.

Pengertian Startup Bisnis secara Sederhana agar Mudah Dipahami

Startup sendiri berasal dari bahasa inggris yang berarti proses memulai sebuah organisasi baru atau pun usaha baru.

Lebih jelasnya, perusahaan tersebut adalah perusahaan yang baru saja didirikan dan sedang dalam fase perkembangan dan penelitian untuk menemukan sasaran pasar dengan tepat.

Mungkin banyak yang mengira bahwa startup bisnis adalah bisnis yang berbau teknologi, aplikasi, produk internet atau dalam ruang lingkup dunia maya. Pada faktanya, startup bisnis pun bisa juga dikaitkan dengan jasa dan ekonomi rakyat.

Ada beberapa karakteristik dari startup bisnis itu sendiri, diantaranya adalah:

  • Perusahaan masih berumur kurang dari 3 tahun lamanya
  • Seringkali beroperasi melalui website (online)
  • Jumlah pegawai yang dikerjakan kurang dari 20 orang
  • Pendapatan kurang dari 100 ribu dollar per tahunnya
  • Masih dalam proses pengembangan dan penelitian agar menemukan titik pasar secara tepat; dan
  • Seringkali produk yang diproduksikan berupa program aplikasi dalam bentuk digital

KESIMPULAN STARTUP BISNIS

Dari ke enam karakteristik diatas, dapat disimpulkan bahwa startup lebih mengarah ke perusahaan yang bergerak di bidang teknologi. Lazimnya, nama startup sendiri sering berkenaan dengan dunia teknologi dan online.