Tampilkan postingan dengan label Modal Usaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modal Usaha. Tampilkan semua postingan

Ide Bisnis Desain Kaos dan Jaket Modal Kecil Keuntungan Besar

Salah satu pengusaha kreatif yang pernah saya temui di internet adalah tukang desain kaos dan jaket, mereka bisa memanfaatkan keahliannya untuk menghasilkan uang dalam jumlah yang lumayan banyak. Modalnya terbilang kecil karena mereka tidak melayani pemesanan dalam jumlah minim, desainnya bagus dan sudah punya banyak langganan.


Hobi desain gambar bisa diaplikasikan dalam berbagai bisnis, salah satunya adalah desain pakaian dengan gambar menarik. Pengusaha yang saya temui di laman facebook ini pandai dalam mendesain gambar, khususnya anime dan kartun. Beberapa gambarnya terlihat sangat keren karena memang kreasinya sendiri.

Pengusaha ini memanfaatkan internet untuk pemasarannya, dia menggunakan sosial media seperti FB, twitter, dan lain sebagainya untuk promosi. Yang menurut saya sangat keren adalah dia tidak perlu mengeluarkan banyak modal dalam bisnisnya.

Dari yang saya lihat, pengusaha ini membuat beberapa desain gambar anime yang keren untuk kaos dan jaket yang hendak dia buat. Dia mempromosikan di sosial media dengan penjualan pre-order, yang minat harus membayar 50% dahulu baru pesanannya dibuat.

Setidaknya 1 gambar bisa dipesan hingga 20 orang dengan harga sekitar Rp 100.000, 00, bahkan tak jarang pengusaha ini harus menolak pesanan ketika daftar pesanannya sudah penuh.

Setahu saya, kalau kaos desain yang lumayan bagus harganya sekitar Rp 50-70 ribu saja, jadi setidaknya pengusaha ini bisa mengambil untung hingga Rp 600.000, 00 dari 1 desain gambar saja. Nah dalam satu bulan dia bisa membuat beberapa desain gambar untuk kaos dan jaketnya, tentu saja keuntungannya lumayan dong.

Bagi kamu yang jago gambar atau punya ide bisnis lainnya namun terkendala modal, anda bisa meniru sistem bisnis pengusaha ini. Namun perlu diperhatikan bahwa kepercayaan pelanggan adalah yang nomor 1 karena sistemnya pre-order.

Anda bisa memberikan identitas diri agar pelanggan merasa aman bertransaksi dengan anda, jangan lupa juga untuk memberikan testimoni pelanggan agar lapak semakin dipercaya. Ayo mulai rubah hobimu jadi bisnis yang menguntungkan.

Jika Ingin Membuka Usaha Dari 0, Mulailah Sebelum Menikah!

Ada pepatah yang mengatakan "berakit-rakit kehulu, berenang-renang ketepian, bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian", dan saya benar-benar menggunakan pepatah yang satu ini.


Saya selalu memiliki pemikiran dan target jangka panjang dalam hidup, untuk itulah saya rela meninggalkan ijazah saya dan memilih menjadi "orang biasa" untuk memulai perjalanan bisnis saya. Pada saat ini mungkin saya sudah agak enak posisinya, punya penghasilan yang tidak kalah dengan para pegawai di dalam kantor sana, Alhamdulillah.

Namun tahukah anda bahwa saya memulainya dari 0, benar-benar 0 dan itu sangat menyakitkan bagi saya di masa dulu dimana saya adalah seorang anak muda dengan banyak mimpi yang kurang modal. Saya harus jualan di pinggir jalan, keliling menjajakan dagangan door to door, menawarkan melalui inbox FB, BBM, dan lain sebagainya yang tak jarang saya mendapat penolakan yang cukup menyakitkan.

Saya tahu dan sudah merasakan betapa beratnya kehidupan dunia usaha ini, maka dari itu saya selalu menyarankan teman-teman yang punya keinginan untuk berbisnis, agar mereka memulainya dari sekarang (di saat belum berkeluarga).

Alasan saya memberikan masukan seperti itu, karena beberapa alasan yang menurut saya cukup penting, diantaranya adalah :
  1. Latihan menjadi seorang kepala keluarga yang bertanggung jawab, hal ini penting karena ketika anda sebagai seorang lelaki dan belum pernah merasakan pahitnya hidup lalu menikah, bukan tidak mungkin masalah ekonomi akan membelenggu anda yang kurang siap.
  2. Menghilangkan gengsi anak muda, yah saya mengalami hal itu bahkan sampai saat ini. Saya tidak malu jualan di pinggir jalan, karena itu halal dan itu adalah latihan mental yang sesungguhnya.
  3. Pasangan anda belum tentu menerima "orang baru" di dunia bisnis. Teman saya mengalami hal ini, setelah menikah, dia keluar kerja dan mulai usaha, hasilnya? Istrinya jengkel dan terjadi keributan di dalam keluarganya karena sang istri malu melihat suaminya jualan di pinggir jalan.
  4. Semua orang butuh membangun! Jika anda memulainya sekarang, lalu anda gagal, maka anda punya ilmu, pengalaman, dan kepercayaan dari orang lain dalam dunia bisnis.
  5. Mempersiapkan aset berharga! Bagi saya pribadi, bisnis adalah investasi sesungguhnya, dan itu yang sedang saya kejar saat ini. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.
Jika anda adalah seorang pemuda, atau bahkan pemudi yang saat ini punya keinginan membuka usaha namun belum yakin, dan malah ingin nikah dulu. Hmm, ada baiknya anda memulai sekarang, mulai dari yang kecil, mulai dari yang pahit, dan mulailah sekarang juga!

6 Jenis Bisnis Waralaba Terpopuler yang Bisa Anda Coba Di Tahun 2017

Waralaba atau franchising adalah sebuah hak untuk menjual produk atau layanan milik orang lain, dan saat ini menjadi salah satu bisnis paling populer bagi sebagian orang yang memiliki modal besar dan ingin memulai bisnis tanpa harus memulainya dari 0. Waralaba adalah bisnis yang sangat menguntungkan bagi kaum berduit, namun belum terlalu bisa dijangkau oleh kalangan menengah, tentu karena masalah modal pula.


Sebenarnya ada banyak sekali jenis waralaba yang ada saat ini, mulai dari yang harganya ratusan ribu, jutaan, puluhan juta, ratusan juta, atau bahkan miliaran Rupiah. Jika anda ingin memulai bisnis waralaba, tentunya anda wajib mempersiapkan modal yang cukup dan sistem bisnis yang sesuai.

Sebagai bahan referensi untuk anda yang ingin memulai bisnis waralaba atau franchise ini, ada baiknya anda membaca artikel saya tentang 6 jenis waralaba terpopuler di tahun 2017 ini :

1. Waralaba Makanan dan Minuman
Ini adalah jenis waralaba paling populer yang saat ini banyak diambil oleh para pedagang di Indonesia. Dengan modal yang tidak terlalu besar, anda sudah bisa memulai usaha baru dengan brand yang sudah punya nama, diberikan resep masakan yang sudah dikenal publik, dan tentu saja promosi dari pemilik brand tersebut.

Banyak jenis kuliner yang bisa anda pilih untuk waralaba yang satu ini, misalnya saja bakso, mie ayam, ayam goreng, minuman olahan seperti franchise milkshake, cappucino cincao, kue, dan lain sebagainya.

Modal yang diperlukan bisa disesuaikan dengan jenis waralaba yang anda pilih, tempat jualan, jumlah karyawan, dan lain sebagainya.

2. Waralaba mini market
2 mini market besar di Indonesia yang sangat terkenal adalah alfamart dan indomaret, keduanya bisa anda pilih untuk bisnis waralaba ini. Menurut saya, nama besar keduanya bisa dijadikan sebagai salah satu jaminan ke depannya karena memang sudah terkenal profesional baik dari segi produk maupun pelayanannya, mereka punya sistem bisnis yang bagus.
Yang diperlukan dalam waralaba minimarket ini adalah syarat-syarat waralaba minimarket yang harus dipenuhi, modal yang cukup besar, tempat jualan, dan persiapan lainnya yang memang menjadi ketentuan bisnis.

3. Waralaba Fashion
Fashion itu ada banyak bos, anda bisa memilih yang cocok dengan keinginan anda, misalnya saja celana, baju, kaos, jaket, pakaian anak, pakaian bayi, dan lain sebagainya yang tentu saja harus anda sesuaikan dulu sebelumnya.

Dari pengamatan saya selama ini, distro dan butik merupakan salah satu jenis bisnis fashion yang sudah menjalankan sistem bisnis yang satu ini, dan nyatanya banyak dari mereka yang masih berjalan bisnisnya.

4. Waralaba Pendidikan dan Pelatihan
Banyak orang yang ingin memulai bisnis dalam bidang pendidikan dan pelatihan, namun karena kekurangan informasi, SDA, modal, dan syarat lainnya, akhirnya mereka mengurungkan niat besarnya tersebut.

Sebenarnya kita bisa memulai bisnis ini dengan mudah, yaitu menggunakan sistem waralaba. Keuntungannya jelas nyata, mulai dari mendapatkan nama besar di bawah bisnis yang sudah terkenal, mendapat bantuan dan pelatiahan, dan anda bisa bekerja sama dengan mereka tentunya.

5. Waralaba Kecantikan dan Kesehatan
Mau buka salon atau klinik namun tidak memiliki izinnya? Kenapa tidak melakukan waralaba dengan yang sudah ada saja?! Jangan gengsi, ada kalanya kita mengalah terlebih dahulu dalam dunia ini.

Waralaba jenis ini membutuhkan modal yang cukup besar, namun hasilnya juga tidak kalah besar karena memang merupakan salah satu bisnis di bidang jasa yang banyak digunakan oleh orang.

6. Waralaba Agen Travel
Travelling menjadi salah satu hal yang sedang digemari saat ini, hal ini tentu didukung banyaknya tempat wisata yang indah di Indonesia dan banyaknya orang yang ingin berwisatan dan melakukan perjalanan jauh.

Jika harus memulai dari awal, rasanya akan berat karena anda membutuhkan modal yang besar dan banyak persyaratannya, alangkah lebih baiknya jika anda melakukan franchise dengan agen travel lain yang sudah punya nama dan sistem bisnis yang bagus.

10 Ide Usaha Sampingan Modal Kecil yang Cocok Untuk Karyawan

Bekerja sambil berwirausaha adalah hal yang sering saya dengar dari beberapa teman saya yang menjadi pegawai. Namun kebanyakan dari mereka masih berfikiran bahwa untuk membuka sebuah bisnis, maka modal yang besar harus mereka sediakan, padahal pemikiran seperti itu tidaklah benar. Banyak sekali karyawan yang bisa nyambi membuka usaha, dan modal mereka sangat kecil bahkan ada banyak yang tidak mengeluarkan modal sama sekali.


Usaha sampingan bisa dijadikan sebagai pembelajaran bagi sebagian orang, bisa pula dijadikan sebagai investasi jangka panjang kalau-kalau sudah tidak ingin bekerja lagi. Untuk mendapatkan modal awalnya, anda bisa mulai menyisihkan gaji bulanan anda, kalau sudah menemukan ide bisnis yang cocok, langsung saja mulai dan nikmati tahap demi tahap perjuangannya.

Salah satu keuntungan bisnis sampingan ini adalah pekerjaan anda tidak akan terganggu dengan usaha yang dijalankan, jadi minimalkan kegiatan usaha yang akan mengganggu jam kerja anda. Silakan saja pilih jenis usaha yang anda inginkan, bisa dari bidang jasa, online, kuliner, jual-beli, atau lainnya yang anda sukai. Berikut adalah beberapa ide bisnis yang bisa anda jadikan referensi untuk memulai bisnis sampingan sebagai seorang karyawan :

1. Menjual pulsa elektrik
Tidak seperti counter yang membutuhkan tempat usaha, bisnis yang satu ini hanya membutuhkan handphone untuk bisa mengirimkan pulsanya. Saya sendiri menjalani bisnis yang satu ini, dan hasilnya lumayan untuk sekedar mengisi pulsa pribadi, paketan internet, dan kadang masih ada sisa untuk menambah modal bisnis.

Untuk memulai bisnis pulsa elektrik, modalnya tidak besar karena minimal deposit saldo pulsa biasanya berkisar antara Rp 5-100 ribu saja.

2. Jual makanan kepada teman kantor
Ini merupakan salah satu ide bisnis yang cocok untuk anda yang suka dengan kuliner. Jika anda bisa memasak, silakan buat masakan yang enak dan tawarkan kepada teman-teman sekantor anda, namun jika anda tidak bisa memasak, silakan jalin kerja sama dengan penjual makanan yang anda kenal.

Bisnis yang satu ini juga tidak terlalu besar modalnya, mungkin di kisaran Rp 500 ribu saja anda sudah mulai bisa menjalankannya.

3. Jasa laundry
Sebagian teman anda pastinya tidak punya mesin cuci, ada yang ngekost, ada pula yang tidak sempat mencuci sendiri. Jika anda melihat sebuah peluang usaha, maka mulailah sebelum diambil orang lain. Tawari jasa laundry anda, mulai dari teman dekat di kantor, dan berikan harga promo yang murah, dan kembangkan bisnis anda.

Modal untuk memulai bisnis ini seharga mesin cuci dengan perlengkapannya, yang anda butuhkan adalah waktu ekstra di rumah untuk mencuci. Atau anda juga bisa mempekerjakan orang lain untuk menjalankan usaha yang satu ini.

4. Bisnis online
Saat ini anda tidak perlu kerja di luar negeri untuk bisa merasakan pendapatan dollar, cukup di depan komputer atau bahkan smartphone saja dan jalankan bisnis anda lewat dunia maya.

Bisnis online jenisnya sangat banyak, mulai dari blogger, penjual online, broker, penulis artikel, jasa-jasa online, dan lain sebagainya.

5. Jasa cuci motor
Salah satu teman saya yang bekerja di KAI memiliki bisnis sampingan cuci motor, dia mempekerjakan tetangganya dan kala libur dia membantunya mencuci banyak motor pelanggannya.

Modal untuk bisnis ini cukup besar untuk menyediakan tempat dan perlengkapan mencuci motor, namun hasilnya juga lumayan besar loh.

6. Jual beli barang bekas
Saat ini penghasilan dari bisnis jual-beli barang bekas lebih besar ketiimbang gaji bulanan kamu, gak percaya? Teman saya yang bekerja di salah satu kantor, digaji sekitar 3 jutaan. Namun dari bisnis jual beli barang elektronik bekas, dia bisa mendapatkan penghasilan hingga 5 jutaan tiap bulannya.

7. Membuka warung kelontong
Ini saya banget! Saya buka warung dan mengajak teman saya nongkrong di rumah kalau malam, dan hasilnya omset saya naik dan bisnis berkembang pesat, selain itu saya juga jadi irit pengeluaran karena jarang main keluar tapi masih bisa nongkrong.

8. Jasa les privat
Kalau anda memiliki pengetahuan dalam dunia pendidikan, minimal SD. Cobalah tawari tetangga anda untuk memberikan les kepada anaknya, di tempat saya les privat bayarannya mencapai 500 ribu per bulan dengan pertemuan hanya 4 kali saja, dan siswa yang ada di dalamnya mencapai puluhan, bayangkan sendiri berapa pendapatannya.

9. Jasa menjahit pakaian
Banyak sekali orang yang membutuhkan jasa menjahit pakaian, namun sayangnya mereka tak punya waktu untuk menjahitnya. Kalau anda bisa menjahit, ada baiknya anda memulai bisnis tersebut, mulai dari vermak levis atau yang lainnya. Di blog ini, saya telah menuliskan kisah sukses vermak levis, anda bisa mencarinya.

10. Menjadi makelar
Anda pandai bicara? Bisa meyakinkan orang? Bisa melihat peluang? Kenapa tidak mencoba menjadi seorang makelar?! Bisnis yang satu ini modalnya hanya ngomong saja, kalau target anda membeli apa yang anda tawarkan, maka anda mendapatkan uang komisi dari jasa anda tersebut, hebat kan?

Inilah Kita yang Terkadang Buta dengan Peluang Usaha

Kemarin sore teman saya datang ke toko, dia sengaja datang untuk curhat dengan kehidupannya yang seakan sulit dan menyiksa saat ini. Namanya adalah Sugi, seorang pemuda lulusan SMK yang telah kembali ke kampung setelah lama merantau sebagai buruh di salah satu PT di Karawang. Sudah hampir satu tahun dia menganggur, hidupnya hanya diisi dengan kegiatan yang membosankan, di rumah males-malesan, main ke tempat teman-temannya, dan terkadang naik motor keliling kota namun tak mempunyai tujuan pasti, yah semua seperti hambar dan buntu untuk kehidupannya.

Dia bercerita kepada saya tentang keluh kesahnya, selama masa pengangguran itu, dia merasa tertekan oleh orang tuanya yang menyuruhnya untuk mendaftar di perusahaan besar BUMN ataupun instansi pemerintahan, yah orang tuanya ingin anaknya itu menjadi orang besar bergaji tinggi dan memiliki jabatan yang bisa dibanggakan. Namun Sugi berkata, sebenarnya dia memiliki keinginan yang kuat untuk berwirausaha, dia ingin membuat usaha yang akan menjadi sumber penghasilannya kelak. Namun hampir sama dengan orang lain, masalah utama yang dia katakan adalah modal, dia merasa tidak memiliki modal untuk membuka usaha, lalu dia tidak punya keahlian untuk berwirausaha, jangankan memikirkan usaha, selama hidupnya dia bahkan belum pernah benar-benar melakukan transaksi jual beli dengan serius, jadi dia merasa buta dengan dunia perdagangan, ditambah dengan relasi para pedagang dan pengusaha yang dia tak merasa memilikinya.

Mendengar curhatannya itu, saya terdiam dengan muka yang agak serius, kemudian saya tersenyum tanpa menjawab satu kata pun. Sugi yang melihat respon saya, akhirnya diam dan mungkin kecewa karena dia tidak ditanggapi. Beberapa saat kemudian datang reseller saya, dia adalah seorang pegawai di rumah sakit, dia bekerja di rumah sakit sebagai perawat, dan kemudian ketika tak ada jadwal kerja, dia akan berdagang. Dia datang ke toko saya untuk mencari barang yang dia butuhkan, membeli dengan harga reseller dan menjual kepada para pelanggan yang tak lain adalah teman-temannya sendiri. Setelah mendapatkan barang yang dicari, dia pergi untuk menjual barang dagangannya itu.

Setelah reseller saya pergi, akhirnya saya menjawab curhatan Sugi, saat itu saya meminta dia diam dan mendengar saya bercerita
"kamu lihat reseller tadi? Dia adalah seorang pegawai di rumah sakit. Saat tak ada jadwal kerja di kantor, dia akan mencari barang apa saja yang bisa diperjual belikan. Dia akan datang ke toko saya dan memebeli barang saya dengan harga grosir, lalu dia akan menjualnya kembali dan mendapatkan keuntungan. Ketika kamu tadi berkata bahwa kamu tidak punya modal untuk memulai usaha, maka kamu buta dengan nikmat Tuhan yang ada padamu, modal utama seorang pengusaha adalah niat yang kuat, ketika uang adalah modal utama yang kamu pikirkan, maka kamu tidak akan pernah memiliki modal selamanya. Lalu tentang keahlian usaha, reseller saya tidak memiliki kemampuan menjual, dia menjual barang dengan menanyakan ini itu kepada saya, dia akan menanyakan tentang keadaan produknya, harganya, dan cara untuk tawar menawar dengan palanggan. Dulu dia tidak bisa apa-apa, namun setelah memulai dengan nekad, kini dia adalah seorang penjual yang lihai, keahlian bisa dipelajari sembari memulai bos! Untuk relasi yang kamu bicarakan tadi, apa kamu tidka melihat bahwa aku adalah seorang penjual, aku adalah pedagang, dan aku bergerak dalam dunia usaha, aku adalah temanmu dan aku adalah seorang relasi, apa yang membuatmu buta dengan ini semua?"
Mendengar ucapan saya yang panjang lebar, dia hanya terdiam dan memainkan HPnya lagi, padahal saya tahu dia hanya mencari pelarian karena jawaban saya seakan menyudutkannya.
Ada pepatah yang mengatakan, terkadang semut di sebrang laut terlihat jelas, namun gajah di pelupuk mata tak terlihat, itu adalah sebuah pepatah yang menampar kita semua, orang yang ingin menjadi pengusaha namun tidak juga menemukan modal, keahlian, dan relasi, padahal semua itu ada dan banyak di sekitar kita. Masalah dari orang-orang seperti itu adalah karena mereka ingin sesuatu yang instant, mereka terlalu menganggap remeh orang di sekitar da menginginkan hal yang besar dengan cepat, ingat bos semua ada tahapannya.
 
sumber gambar : pensilstudio.devianart.com

Peluang usaha apa yang cocok untuk kita? Banyak! Kenapa kita tidak kunjung menemukannya? Barangkali kita buta dengan peluang usaha yang ada di depan mata kita. Bukalah mata dan lihatlah, peluang usaha itu menanti kita untuk diolah.